Destinasi Wisata Sejarah di Tidore

Aroma cengkeh (Syzygium aromaticum) dan pala (Myristica- fragrans) di gugusan pulau Kecil di Kepulauan Maluku telah menjadi saksi sejarah hegemoni rempah oleh bangsa-bangsa besar. Hingga sekarang, jejak hegemoni oleh bangsa asing itu masih bisa kita jumpai di Pulau Ternate dan Tidore.

Sejak abad ke-16, Bangsa Portugis, Spanyol, Inggris, dan Belanda saling berebut ingin menguasai jalur rempah. Monopoli perdagangan memuncak. Wangi rempah pun berbuah petaka di kepulauan rempah Maluku ( Ternate, Tidore, Moti, dan Bacan). Perebutan penguasaan ini karena rempah-rempah saat itu menjadi komoditi penting dalam pasar internasional.

Baca sumber selengkapnya:

Jejak Bangsa Spanyol dan Portugal di Tidore

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *